Medium Density Fiberboard ( MDF )

Apa Itu Kayu MDF?

MDF merupakan singkatan dari Medium Density Fiberboard. Material ini diolah dari serpihan kayu yang dipadatkan, kayu ini dijual dalam bentuk papan yang menyerupai triplek.

courtesy : pinterest 

Material MDF merupakan olahan kayu dari serpihan dan serbuk kayu yang dipadatkan. Seiring tren, material itu marak digunakan sebagai pengganti dari kayu solid.

Air lebih mudah meresap sehingga Medium Density Fiberboard (MDF ) lebih mudah rusak dan terserang berbagai jenis jamur. Tidak dapat mengikat sekrup atau paku sekuat kayu solid. Umumnya lebih lunak sehingga lebih rentan rusak. Bagian permukaannya kurang bisa dilekatkan dengan lem putih.

Untuk mengurangi jumlah anggaran yang dikeluarkan ketika membangun rumah adalah dengan penggunaan kayu lapis. Selain lebih terjangkau, biasa dikenal kayu triplek ini juga mudah ditemukan. Salah satu jenis kayu triplek yang paling mudah diaplikasikan dan hemat biaya adalah Medium Density Fiberboard (MDF).

Lalu, apalagi kelebihan dari jenis kayu olahan tersebut? Simak ulasannya berikut ini,

Kelebihan Kayu MDF

1.  Kayu MDF Lebih Mudah Dibentuk

Banyak orang menggunakan MDF sebagai material pembuat furnitur karena bahannya sangat mudah dibentuk. Maka dari itu, jika ingin membuat furnitur estetika tentu akan lebih mudah menggunakan MDF.

2.  Harga Kayu MDF Relatif Terjang kau

Harga jenis kayu ini relatif terjangku dibanding beberapa jenis kayu lainnya. Satuan lembaran MDF biasanya dijual seharga Rp15 ribu sampai Rp300 ribu.

Kelemahan Kayu MDF

1. MDF Mudah Lapuk

Di balik daya tahan yang kuat, jenis kayu ini rentan terhadap serangan jamur dan rayap. Maka dari itu, furnitur dari MDF mudah lapuk.Salah satu solusi untuk mengatasi hal ini adalah dengan menggunakan biopolish secara rutin sebagai bagian dari perawatan.

2. Tidak Terlalu Kuat

Untuk dipaku ataupun dipasangi skrup pada bagian sikunya. Jika salah pengaplikasiannya, material ini berisiko mengalami kerusakan.

3. Papan MDF tidak tahan terhadap air dan suhu rendah sehingga bisa mengembang bahkan berjamur.

Cara Pembuatan MDF

Bagaimanakan proses pemadatan serpihan kayu itu sampai menjadi papan MDF?

  •  Sejumlah potongan kayu dengan diameter kecil dikumpulkan dalam satu wadah.
  •  Kemudian, kayu tersebut dicuci sampai bersih.
  •  Setelah bersih, kayu direbus hingga menjadi bubur kertas.
  •  Bubur kertas tersebut kemudian dicampur lem dan lilin.
  •  Adonan tersebut akan dimasukkan ke dalam mesin pengolah.
  •  Dalam tekanan suhu yang cukup panas, mesin tersebut akan mengolah adonan tersebut menjadi papan MDF.

Itulah  sedikit penjelasan MDF, mulai dari kelebihan dan kekurangan hingga proses pembuatannya.

Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat menambah wawasan kamu mengenai material pembuat furnitur berkualitas.

Itulah beberapa pertimbangan yang perlu kamu tentang papan MDF jika hendak membeli furnitur di kemudian hari tertarik?